Posts Tagged With: jo kyuhyun

friends (KyuWook)

ff ini tadinya buat lomba tadinya ga yakin juga tp ternyata bisa menang selamat menikmati reader-ssi semoga pada suka jangan lupa komennya ^^

Title: Friends

Author: EvilYoung ( @silverblue88 )
Pair: KyuWook
Genre: Friendship
Rate: (?)
Dedicated for Ryeowook oppa birthday ^^
Oneshot
Summary: ‘apa yang kau inginkan dihari ulang tahunmu? Hadiah yang mewah atau kehangatan sebuah keluarga? Atau hanya pelukan hangat dari sang sahabat? Pilihlah! Dan berharaplah kau akan mendapatkannya, meski dalam hatimu yang tidak begitu yakin’

***************************************************************************

Kim Ryeowook sudah hidup seorang diri dari usia 11 tahun, tertutup dan penyendiri, tidak memperdulikan keadaan sekitar meski tampak ramai, tak pandai bersosialisasi dan tak memiliki teman terkadang dia selalu hidup dalam dunianya sendiri entah dimana. tak ada yang berani mendekatinya karena saat kau mendekatinya dia justru akan menghindar lebih jauh lagi. Dia membenci bulan Juni terlebih hari ulang tahunnya, dia sangat berharap jika Tuhan ada maka Tuhan bisa menghapus bulan Juni, dia akan merasa sakit saat bulan Juni tiba, dia akan merasa resah dan lebih tertutup pada orang-orang saat bulan Juni, jika pada bulan-bulan biasa dia akan menjawab saat ada yang bertanya tetapi pada bulan Juni ia akan benar-benar tidak memperdulikanmu. Saat mendekati hari ulangtahunnya Ryeowook akan benar-benar menghilang dari pandangan siapapun yang mengenalnya, selama 3hari dia akan mengasingkan diri menangis dalam keksendirian merutuki bulan dan hari lahirnya.

Kau tahu Jo Kyuhyun? Pemuda egois yang selalu berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan, barkarisma, tampan dan bersuara indah, dia akan melakakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan orang lain. Salah satunya mendekati seorang Kim Ryeowook. Meski sangat tahu Ryeowook sulit didekati tapi Kyuhyun tidak menyerah ohhh ayolah bukankah sudah dijelaskan diawal? Jo Kyuhyun adalah lelaki egios yang selalu berusaha mendapatkan apa yang dia inginkan. Dan kali ini Kyuhyun menginginkan Ryeowook menjadi temannya. Jangan salahkan siapapun mengapa dia ingin menjadikan Ryeowok sebagai temannya, selain sifat Ryeowook yang unik-menurut Kyuhyun tentu saja- Kyuhyun juga berfikir berteman dengan Ryeowook pasti akan sangat menyenangkan, toh dia pun seorang yang tidak pandai bersosialisasi. Selain itu Kyuhyun benar-benar penasaran apa sebenarnya yang terjadi dengan Namja imut satu itu mengapa ia begitu tertutup? Kyuhyun masih ingat dengan jelas saat dia baru pidah kesekolah ini dua bulan yang lalu, ketika semua orang terkagum padanya dan mengajaknya berbicara, Ryeowook hanya menatap bosan kearah jendela kelas tak memperdulikan apapun yang terjadi disekitarnya, namun tatapan bosan itu akan sangat berbeda saat seosaengnim mulai menerangkan pelajaran, Ryeowook akan sepenuhnya terpokus pada pelajaran. Dari yang Kyuhyun dengar dari teman-teman sekelasnya, Ryeowook memang seperti itu terlalu tertutup dan hanya akan bicara jika kau menanyakaan sesuaatu yang penting.
Saat ini sudah hampir 6 bulan Kyuhyun berhasil mendekati Ryeowook, dan menjadi satu-satunya sahabat bagi namja mungil itu, namun tetap saja Kyuhyun tidak pernah tahu bagaimana Ryeowook sebenarnya. Ryeowook memang sedikit terbuka padanya, namun hal yang sedikit itu benar-benar tidak bisa membantu Kyuhyun untuk bisa masuk kadalam hati Ryeowook lebih banyak lagi, hal-hal sedikit itu hanya sebagian kecil dari seorang Kim Ryeowook. Dan hanya sebatas pulang bersama, mengerjakan soal bersama, makan bersama dan mengobrol tentang sesuatu yang bukan Kim Ryeowook. Kyuhyun bahkan sudah kehabisan cerita untuk menceritakan semua keluarganya, tapi Ryeowook? Kyuhyun bahkan tidak pernah tahu nama kedua orang tua Ryeowook. Yang dia tahu Ryeowook tinggal sendiri disebuah apartemen mungil dan bekerja paruh waktu untuk membiayai hidupnya. Dari yang ia dengar Ryeowook tidak menyukai bulan Juni dan hari ulang tahunnya, inilah satu-satunya rahasia yang Ryeowook bagi pada Kyuhyun.
Dan beberapa hari lagi dalan bulan juni apa yang akan dilakukan Ryeowook?

************************************************************************

Kyuhyun menatap tajam orang didepannya yang kini sedang sibuk dengan soal matematika yang baru saja diberikan guru mereka.

“Jangan menatapku seperti itu, apa maumu?” Ryeowook bertanya tanpa mengalihkan pandangannya dari soal matematika.

“Wook-ah, ayo kekantin aku lapar tak bisakah kau hentikan mengisi soal-soal bodoh itu? Aku tahu kau bisa mengerjakannya bahkan jika mata pelajaran ini sudah lewat satu minggu,” Kyuhyun berkata kesal dan merajuk, dia bukan tidak tahu Ryeowook sedang menghindarinya saat ini tapi dia sedang pura-pura tidak tahu. Kyuhyun tidak bodoh dia sangat mengerti perubahan sikap Ryeowook saat bulan mei berganti dengan Juni. Ryeowook kembali seperti saat pertama bertemu.menghindarinya.

“Anniyo Kyu, kau kekantinlah bersama yang lain aku sedang tidak lapar,” Ryeowook benar-benar menghindarinya.

“Kalau tidak maka aku juga tidak akan kesana, kau tahu aku egois,” mau tidak mau Ryeowook memandang Kyuhyun, tampak jelas dimatanya dia sedang meminta sesuatu.

“Kyu, Kumohon..” Ryeowook tercekat dia tidak bisa melanjutkan kata-katanya.

“Apa? Kau ingin meminta sesuatu dariku? Aku tahu kau sedang menghindariku Kim Ryeowook!” kyuhyun berkata penuh penekanan

“Oke! Kyu ku mohon satu bulan ini bisa kau tidak menggangguku? Hanya satu bulan ini oke?” Ryeowook berkata menyerah akan orang dihadapannya. Suasana begitu hening saat ini, semua orang sedang berada dikular kelas hanya tersisa mereka berdua.

“Jadi selam ini kau menganggapku sebagai penganggu? Hah? Selama ini kau menganggapku seperti itu?” Kyuhyun berkata marah

“Kyu bukan-“

“Bukan apa? Ku pikir aku benar-benar bisa menjadi sahabatmu dan ku pikir kau sudah menerimaku menjadi sahabatmu, tapi apa? Aku hanya gangguan untukmu?”

“Kyuhyun! Bukan seperti itu aku-“

“Apa? Kau tahu? 6 bulan ini ku pikir kau sudah mau menerimaku sebagai sahabat, tidak setidaknya seorang teman, aku bahkan menceritakan semuanya padamu, tapi apa? Aku bahkan tidak bias mengenalmu walaupun hanya tentang siapa orang tuamu atau kekedar menceritakan bagaimana dirimu, apa yang kau sukai dan yang tidak kau sukai, kau hanya mengatakan kau membenci bulan juni. Baiklah Kim Ryeowook terserah padamu kau hanya menganggapku pengganggu? Maka kau bisa tenang sekarang!” Kyuhyun berkata penuh emosi.

“Kyu. Apa maksud-?” terlambat Ryeowook tidak dapat melanjutkan kata-katanya karena Kyuhyun sudah menghilang dari pandangannya. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama air mata Ryeowook terjatuh dari matanya, entah mengapa rasanya begitu sakit, saat baru saja ia mendapatkan seseorang yang dengan tulus bersedia menjadi tempatnya bersandar, dengan kebodohannya sendiri ia melepaskan orang itu. Tapi? Apa itu kesalahannya? Dia hanya ingin melindungi Kyuhyun dibulan yang dibencinya di bulan yang menurutnya penuh kesialan. Di bulan ini tepatnya saat hari kelahirannya sang ibu meninggal saat ia baru bernafas merasakan dunia. Saat berusia 6 tahun, sang ayah menyusul ibunya. Ayahnya mengalami kecelakaan mobil saat pulang dari kantor ketika itu mereka akan merayakan ulang tahun ke 6 si bungsu. Pada bulan Juni, sang nenek meninggal karena sakit, tak lama setelahnya sang kakak mengalami kecelakaan sehingga lumpuh. Dan masih banyak lagi kejadian mengerikan yang terjadi di bulan Juni pada orang-orang terdekatnya. Dan yang paling menyakitinya adalah omongan orang-orang itu yang mengatakn dia pembawa sial, Haruskah semua kesalahan dilemparkan padanya? Namun mungkin mereka benar ini adalah takdirnya mambawa kesialan saat bulan Juni. Dia hanya tidak mau Kyuhyun megalami hal buruk jika bersamanya dibulan Juni.

“Babo Ryeowook hiks…” Ryeowook sungguh tak dapat menahan tangisnya. Benarkah dia begitu bodoh?

************************************************************************

Dia melihatnya Kyuhyun yang sedang becengkrama dengan anak-anakdari kelas sebelah, senyum itu masih sama persis seperti apa yang kyuhyu tawarkan padanya beberapa bulan ini, tapi kini senyum itu bukan lagi untuknya, dia merasa kehilangan tapi apa yang bisa dilakukannya? Saat ini biarlah seperti ini akan lebih baik jika seperti ini, Kyuhyun menjauhinya mungkin itu bisa menjadi yang terbaik bagi semuanya.

“Gwaenchana Ryeowook-ah, Gwaencahana!!” Ryeowook berusaha meyakinkan dirinya tapi air mata tak surut dari matanya.

“Ishhh berhentilah mengalir air mata bodoh! Semuanya akan baik-baik saja, selama ini kau juga hidup sendiri kan? Jadi tidak masalah kau kembali seperti dulu, gwaenchana…” tapi apapun yang dilakukannya sepertinya sia-sia. Cara meyakinkan diri itu tidak berhasil sekuat apapun Ryeowook menyangkal, Kyuhyun baginya sudah seperti cahaya yang membawanya melihat bahwa sebenarnya dunia itu tidak segelap yang ada dipikirannya.

Kyuhyun menatap Ryeowook penuh arti dia tahu Ryeowook sedang menangis sekarang karena dia melihat beberapakali Ryeowook menepuk dadanya seoah sedang menghilangkan rasa sesak itu, sebenarnya ada keinginan yang tulus untuk mendekati teman yang dia sayangi itu, memeluknya dan mengatakan bahwa Ryeowook memilikinya jika ia ingin menagis maka Kyuhyun siap menjadi sandarannya, berkata dengan tulus semuanya akan baik-baik saja. Tapi apa yang bisa Kyuhyun lakukan sekarang? Bagaimana bisa dia mendekati Ryeowook sedangkan Ryeowook sendiri lah yang memasang tembok tak kasat mata.

“Ryeowook-ah”

***************************************************************************

Hari ini adalah hari ulangtahunnya, 21 Juni. Semua kenangan buruk dimasalalu menghantuinya, dia bahkan tidak tidur tadi malam. Jika dia boleh egois Tuhan dia ingin seseorang berada disampingnya saat ini berkata Selamat ulang tahun, dan memeluknya dengan cinta, mengakatan semuanya baik-baik saja dan kejadian dimasalalu adalah takdir dan bukan kesalahanmu. atau ini hari ulangtahunmu ayo kita rayakan. Seandainya saat itu ia tidak membuat Kyuhyu marah apa sekarang dia sedang meniup kueh ulangtahun dengan sahabat pertamanya itu? Atau seperti yang lain saling mencoreng muka masing-masing dengan krim? Sepertinya sangat indah! Kembali tanpa sadar air matanya mengalir, kebahagiaan dan kehangatan itu apakah masih jauh darinya? Atau bahkan tidak akan pernah mendekat?
“Ryeowook-ah Saengil chukahae!” bisiknya pada diri sendiri, selalu seperti ini sejak berumur 11tahun tidak ada yang mengucapkan selamat ulang tahun padanya. Hanya dirinya sendiri ya tak ada orang lain, dan dia juga tak mengahrapkannya. Setidaknya itu yang ada dipikirannya dia tidak butuh orang lain dia bisa hidup dengan dirinya. Tapi hatinya berkata lain dia merindukan kehangatan itu. Dia membutuhkannya.

“Kyuhyun,” Ryeowook berucap liri menyebut naama teman pertamanya, seseorang yang dengan tulus memberikannya sebuah kehangatan, namun dengan segala kebodohannya malah menyakiti orang itu. Tapi Tuhan bolehkah dia berharap? Setidaknya hanya biarkan dia bermimpi Kyuhyun datang padanya mengucapkan selamat ulang tahun dan memeluknya, bisakah dia bermimpi seperti itu? Itu adalah mimpi terindah untuknya. Ryeowook mencoba tersenyum dalam kantuknya berharap mimpi yang diinginkannya segera datang.

Samar ia mendengar suara pintu apartemen mungilnya diketuk, antara sadar dan tidak Ryeowook barjalan perlahan untuk membuka pintu tersebut. Seketika tubuhnya menegang seperti kesadarannya benar-benar ditarik jauh meninggalkannya kealam mimpi, tapi sungguh ini mimpi yang benar-benar indah. Disana tepat di depan pitu kamarnya seseorang yang dia harapkan berdiri dengan senyum hangatnya, begitu tinggi! Sahabat pertamanya kini sedang tersenyum manis dihari ulang tahunnya.

Ryeowook: Tuhan kini aku yakin Kau menyayangiku terimakasih untuk mimpi ini. Tapi Tuhan tak bisakah aku meminta lagi? Tolong jangan bangunkan aku, biarkan seperti ini melihat senyum hangatnya, jangan bangunkan aku karena jika jika itu terjadi maka dia pasti akan menjauh lagi, tak apa jika aku tidak terbangun lagi asal bisa terus bermimpi seperti ini aku akan menerimanya dan sangat berterimaksih padamu uhan.

“Ryeowook-ah mengapa menangis?” Suara yang sangat dikenalnya itu begitu nyata, dan sentuhan ini?

“Eh?” hanya itu yang dapat keluar dari bibir mungil Ryeowook. ‘aku tidak bermimpi?’

“K… Kyu?” Ryeowook kini telah kembali pada kesadarannya, jadi ini Kyuhyun? Air mata kembali mengalir dari matanya.

“Saengil Chukhae,” Kyuhyun tersenyum tulus, Ryeowook masih mematung

“Ya! Kau akan terus membiarkanku diluar?”

“Omo? Mianhae Kyu masuklah!”

“Tapi aku tidak sendirian,”

“Eh?”

“Keluarlah!” sesaat setelah perintah dari Kyuhyu teman-teman satu kelas mereka muncul

“Saengil Chuka hamnida… saengil chukka hamnida… saranghanen Uri Ryeowookie saengil chukka hamnida!” Ryeowook tidak percaya, teman-temannya? Teman-teman satu kelas yang bahkan Ryeowook pikir tak mengenalnya mengucapkan selamat ulang tahun padanya, bahkan salah satu diantara mereka ada yang membawa kueh ulang tahu dengan sebuah lilin diatasnya. Air mata kembali mengalir, mengapa Tuhan begitu baik? Mengirimkan orang-orang yang begitu baik untuknya.

“Kenapa menangis? Ini hari ulang tahunmu?!” Kyuhyun berkata penuh sayang

“A… Aku… aku tidak tahu harus bersikap seperti apa pada kalian, gomawo jeongmal gomawo dan dan aku benar-benar minta maaf, jeongmal mianhae.. hiks,” pertahanan Ryeowook benar-benar runtuh, kakinya sudah tidak dapat menyangga tubuhnya dia jatuh terduduk menggumankan kata maaf dan terimakasih, sungguh tidak ada yang benar-benar bisa ryeowook ucapkan. Kyuhyun mensejajarkan diri dengan Ryeowook dia ikut terduduk disamping sang sahabat air matapun tak luput dari pipinya, yang lainnya mendekat mencoba memberi kekuatan pada pria rapuh dihadapan mereka, mereka sangat sadar kini seorang Ryeowook bukan ingin menjauh tapi dia tidak berani mendekat karena takut dijauhi dan kehilangan. Mereka berjanji didalam hati tanpa pengucapan satu sama lain tetapi berusaha saling terhubung, untuk melindungi sahabat ‘baru’ mereka, teman yang baru saja membuka hati selebar-lebarnya untuk mereka.

Dihari yang cerah ini mereka tersenyum gembira tak adalagi duka mendalam setelah ini, ‘dia’ sudah menemukan tempatnya bersandar mengungkapkan segala keksedihannya, dia berjanji dalam hatinya mulai sekarang dia akan membagi semuanya, semua kesedihan dan kegembiraannya. Dan dia akan menjaga agar hati yang dia miliki akan selalu terbuka untuk yang mencintainya dan berusaha mencintai.
Dia Kim Ryeowook akan tersenyum menyambut hari esok, dan ulang tahun berikutnya dan berikutnya lagi, dengan teman-teman lama atau teman baru nantinya.

Gomawo… jeongmal Gomawo ^^

END

Mianhae Ryeosom, Ryeowook oppa kalo jelek saengil chukahae Love Ya so much ^^, terimakasih sudah bertahan di super junior untuk kami, saranghae ^^

Categories: fanfic | Tag: , | 15 Komentar

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.